Hampa
27 Sep 2009 2 Comments
in Feeling Tags: Feeling, Love, Sharing
Seharian saya merasa hampa, mengingat malam ini harus kembali ke Semarang. Hmmm.. sudah seminggu berlibur di Surabaya, Jumat minggu lalu saya bersama keluarga memutuskan untuk berlibur ke kota ini, tentu saja merasa sangaat senang, kota ini sudah menjadi bagian dari hidup saya, banyak hal yang saya rindukan disini. Merasa bahagia menghabiskan waktu bersama keluarga 2hari (jalan, makan, shopping). Karena pekerjaan papa yang tidak banyak libur mengharuskan keluarga harus segera pulang, waktu itu saya merasa kurang puas disini, akhirnya saya memutuskan untuk membujuk papa agar memperbolehkan tinggal disini untuk beberapa hari lagi.
Waktu terasa cepat sekali, tidak terasa seminggu sudah disini, melewatkan hari-hari bersama teman yang saya sayang. Kami sekedar jalan-jalan, belanja sedikit hal, nonton, makan, membicarakan banyak hal, tapi itu semua cukup membuat saya merasakan bahagia yang luar biasa. Salah satu dari mereka adalah teman yang terbaik dalam hidup saya beberapa tahun ini, bersamanya saya tidak pernah bisa menyembunyikan apapun, segala hal merasa nyaman bercerita dengannya (sedikit aneh jika melihat karakter saya yang cenderung suka berbungkam diri), dia adalah sosok yang mempunyai kepribadian sangat unik tetapi istimewa, berbicara dengannya terkadang membuat saya sedikit berpikir hahaha…
Suatu hari kami sempat membicarakan banyak hal tentang keluarga kami masing-masing, hmmm setiap keluarga mempunyai masalahnya sendiri, dan walaupun teman saya ini terkadang keras kepala, egois, childish, pelit, aneh ternyata ada sisi dimana dia sangat dewasa, salut! Tak terbayangkan jika besok saya sudah pulang dan tidak bisa bertemu dengannya lagi, entah kenapa hati saya sesak dan susah menerima hal itu, tanpa dia saya merasa sepi. Yah aneh mungkin, karena di Semarang saya juga mempunya rutinitas bekerja, pulang dari kantor langsung pergi gym, bertemu dengan teman-teman, sesekali hang out, dinner atau apalah yang bisa kita lakukan, tapi tetap merasa sepi dan hampa. Seminggu bersama teman saya ini membuat hati berbunga-bunga, dia selalu mempunyai cara bagaimana membuat saya tertawa dengan kata-kata konyol atau apalah, bersama dengannya tanpa melakukan apapun saja sudah terasa bahagia. Hmmm… Sebenarnya apa sih yang saya rasakan selama ini? CINTA? Sama sekali tidak terlintas di pikiran saya tentang hal ini, tidak berani mencintai, sedikit kurang yakin dengan perasaan saya, tetapi teman-teman berkata bahwa ini cinta. Masa? Sekian lama saya tidak pernah merasa mencintai seseorang dan dicintai, tidak berani memikirkannya, apalagi mengharapkannya. Teramat takut dia mengetahui apa yang saya rasakan dan jika dia tidak merasakan hal yang sama, ini bisa membuat hubungan kami memburuk. Yaaah, setidaknya saya tidak ingin merusak persahabatan diantara kami. Di lain sisi saya juga tidak yakin apa yang ada dibenaknya phew…
Salah satu sahabat saya di Semarang sejak beberapa minggu lalu berkata: “un, inget satu hal, jangan sampai perasaanmu mengalahkan logikamu” dan “dalam kehidupan ini semua ada deadline, semua ada time limit. sampai kapan kamu akan membuka hati dan matamu untuk orang lain dan ter-gantung seperti ini hanya untuk dia? Bisa-bisa sampe tahun 2011 ya stuck ga ada kemajuan”. Saya seketika berpikir, apakah masalah hati perlu diberi batas waktu?? Mungkin benar teman saya ini mau yang terbaik untuk sahabatnya, dan saya berpikir keras untuk hal ini, sebenarnya jodoh tidak akan kemana-mana, buat apa dikejar? Tapi kalau boleh jujur mungkin hati ini sudah merasa capek hiks…
Saya benar-benar tidak mau salah dalam memilih pasangan untuk kesekian kalinya, seperti dalam tulisan yang sebelumnya, serahkan semuanya kepada Tuhan. Saya tidak peduli seperti apa ekonomi ataupun keluarganya, hanya ingin pasangan yang menerima saya dan keluarga apa adanya. Sekali lagi, saya tidak mencari sosok yang sempurna, melainkan mencintainya dengan sempurna sehingga segala kekurangannya akan tertutupi. Apakah dia yang terbaik? Entahlah… Terkadang tersirat dalam pikiran jika saya bukanlah yang terbaik untuknya, sebagai seorang sahabat saya hanya ingin dia mendapat yang terbaik.
Beberapa minggu ini keluarga selalu menanyakannya, saya tidak tahu apa yang ada dalam benak mereka. Mungkin bosan melihat kesendirian saya, seperti biasa orang tua ingin melihat anaknya bahagia dan menikah. Tersirat dalam pertanyaan demi pertanyaan yang mereka tanyakan jika mereka mendukung siapapun yang akan saya pilih sebagai pasangan, aneh sekali kenapa harus terburu-buru? Untunglah saya memiliki orang tua yang tidak terlalu menuntut bagaimana kriteria pasangan untuk anaknya, yang terpenting haruslah seseorang yang baik dan mampu membimbing saya. Wah saya merasa dianggap anak kecil yang perlu diberi bimbingan. Apakah iya jika wanita tanpa pria itu tidak bisa melakukan apapun? Apakah iya wanita yang terlalu mandiri susah menemukan jodohnya?
Dan kali ini saya benar-benar tidak bisa tidur karena memikirkannya, malam ini harus meninggalkannya, merindukannya. Aaaah kenapa seolah-olah saya merasa putus asa, ini tidak boleh terjadi. Sepintas teringat bahwa saya sudah terlanjur menyetujui usul sahabat saya untuk memberikan batas waktu. Desember.. yah Desember, 3bulan batas waktunya, jika tidak ada kemajuan berarti dia tidak memiliki perasaan yang sama, dan itu berarti saya membuka mata dan hati untuk orang lain, tetapi kami tetap bersahabat. Berat rasanya, karena saya sendiri tidak yakin apakah sanggup menjalaninya, tapi jika memang itu jalannya berarti itu yang terbaik, ingin menangis rasanya karena membayangkan saja tidak punya keberanian. Pengecut? Yaaa, saya juga heran kenapa dalam hal ini saya benar-benar tidak mempunyai nyali. Ini sama sekali bukan kepribadian saya jika takut mengungkapkan sesuatu…
Hanya sedikit ingin mengutarakan apa yang saya rasakan saat ini dalam kesendirian, dan mengingat seorang sahabat yang sangat istimewa dalam hidup saya.
God bless you my best friend, all the best just for you. You really mean everything to me. Loving you (•̯͡.•̯͡)

Oct 23, 2009 @ 10:29:54
Mbak Yuni sedang jatuh cinta ya?
Oct 26, 2009 @ 12:06:48
hahahaha…
maybe yes maybe no =p
kayaknya gimana nih? ga jelas juga kq…