Soulmate…
17 Feb 2009 Leave a Comment
in Article, Feeling, Testimonial Tags: Faith, Sermon, Sharing
Hmmmm… Makin bertambah usia kayaknya makin banyak yang dipikirkan deh. Akhir-akhir ini banyak temen tiba-tiba ngomongin soal pasangan hidup. Woooow… kalo dulu sih mungkin belom mikir sampe segitunya, mau ada pacar ya udah, ga ada ya enjoy to be a JOMBLO.
Hahaha doh bingung juga ya.. Pas pertama kalinya jadi single sih enjoooy… gak ada yang marah-marah ama aku, apalagi nyakitin aku, bener-bener enjoy.. Ya jadi selalu kepikiran kata-katanya si Rocki “salah pilih pasangan hidup, air mata seumur hidup”(wuihhh dalem yah…), jadi kayaknya mending single dulu, bawa doa minta ama Tuhan yang terbaek buat aku, daripada salah pilih kan?!?! Sekarang pas single gini, ditambah temen-temen yang udah punya kesibukan masing-masing, gak banyak waktu hang out, daripada mikir pacaran mending mikir karir, kerjaan, dll. Wuih seolah-olah gak ada waktu buat mikir cari pacar, mikirin kerjaan aja lom beres. Tapi napa yee lama-lama kok berasa sepi banget… Ga ada yang di teleponin, diperhatiin juga sebaliknya ga ada memeberi perhatian lebih ke aku huks huks (T_T) berasa beda de pokoknya. Liat temen mulai punya pacar, pergi kemana-mana berdua, romantic dinner ma pacarnya pengeeeen duoonk… Apalagi liat temen-temen udah ada yang sibuk bagi undangan married, sibuk ngurus suami ma anaknya. Bingung jugaa… aduh benere apa sih yang aku mau =(
Bete juga kalo pas kemaren imlek atau ada sepupu yang married kumpul semua sodara-sodara selalu ada pertanyaan : “un, kapan married?”, “mana calonnya?”, “uni udah ada gandengan lum?”,“masa kalah ma adik’e to? kq ga buruan married?”. Aaaargghhh bosaaan deh dengerin pertanyaan itu, pliss de… Aku ya mauuu punya pacar, married, cuma lom nemu yang pas masa mau dipaksain seh? Apa juga harus coba-coba mumpung ada yang suka jalanin pacaran dulu seperti beberapa saran temen? Ntik kalo maksa jadie salah pilih, patah hati lagi, kecewa again, nangis-nangis maneh.. capeee tauuuu! Gak mau lageee kayak gitu.
Ada lagi orang bilang aku ini rewel, terlalu milih-milih. Ikh sotoy dee.. perasaan aku gak se-rese itu de. I just want someone who make me comfort, bisa jadi diriku sendiri, gak mau dipaksa jadi orang laen pake jaim sok-sok smile bagai miss indonesia, kalem (aihhh malah jadi salting dewe ya gak nyaman laaaa). Yang jelas omongane juga harus nyambung, kalo ga nyambung mana isa, tul gak!?!? I’m looking for a man, not a boy!! Dewasa, isa bimbing aku, diajak diskusi and share banyak hal.. Ya aku tau kalo nobody’s perfect, makae aku cuma minta hal itu. Sama yang paling puenting aku pengen pacar sekaligus calon suami yang takut akan Tuhan dan bener-bener love my Lord Jesus Christ. Kan kalo emang bener-bener pasangan hidup dari Tuhan akan membuat iman kita naik, bukan turun. Huaaah gak gampang tooo nyarie, padahal ga minta yang muluk-muluk hehehe… Mungkin emang lom ada yang sreg juga. Pas dulu sih aku pernah ngomong “Aaah buat apa dipikir, masih banyak ikan di laut, tinggal pancing ae”, tapi waktu itu ada yang nyeletuk “Ya iya sih banyak ikan di laut, tapi kan lom tentu ikan itu mau dipancing” Jleeeb… swt iya juga sih, sekarang baru kerasa, yang kita mau lom tentu mau, payah tenan huahaha.. =D
Promasa hari ini kebetulan kita ngerayain Valentine… Kita makan-makan, tuker-tukeran kado, semangat praise-nya, game-nya juga asiik banget (bener2 isa ketawa ngakak-ngakak, sampe AC-nya ga kerasa). Kita bahas soal pasangan hidup. Trus dijelasin apa aja tanda kalo kita sudah siap untuk mencari pacar/pasangan hidup :
- Kita harus siap memasuki pernikahan. Gak cuma siap karena umur aja, tetapi harus mempunyai kedewasaan karakter dan roh kita. Karena pernikahan berarti menjalani hidup bersama pasangan kita, jujur aja menjalani pernikahan kan jalannya gak semulus jalan tol, jalan tol aja kadang ada lubangnya hehe..
- Jangan memilih pasangan berdasarkan penampilan fisik. Penampilan fisik hanya untuk sementara. Carilah pasangan yang sepadan dalam rohani, supaya bisa saling menopang dan menguatkan.
- Jangan memilih pasangan karena pertimbangan eksternal (bibit-bobot-bebet). Intinya sih jangan matre hehe… “Siapa mendapat isteri mendapat sesuatu yang baik, dan ia dikenan Tuhan (Amsal 18:22).” Yah untuk kita para cewek bisa diganti “siapa mendapat suami mendapat sesuatu yang baik, dan ia dikenan Tuhan”. So?! No worry anymore.. Tuhan akan selalu memberkati kita jika hidup dalam kebenaran.
- Minta peneguhan dari Tuhan sebelum memutuskan untuk pacaran. Jangan sampai dibutakan oleh cinta. Tuhan nemuin pasangan hidup buat kita masing-masing caranya gak sama.

GOD will prepare only the best for His child, He know every single details in our life. Saat ini bagi aku yang terpenting bisa mencintai pasangan hidupku kelak dengan sempurna, BUKAN mencari pasangan yang sempurna. Cintailah pasangan kita dengan segala kekurangannya, karena dengan begitu kita akan bisa menerima dia apa adanya.
Mr.Right.. my soulmate.. my beloved.. where r u? I’ll always waiting for u…
(^o^)v
Light Of The World
29 Jan 2009 Leave a Comment
in Article, Testimonial Tags: Faith, Gospel, Sermon
Tanggal 26-28 Januari 2008 di GMS kedatengan PS.Kong Hee (Gembala sidang City Harvest Church Singapore). Sayang banget aku gak isa dateng yang tanggal 26 soalnya masih imlek-an di Semarang. Akhirnya tanggal 27 pagi langsung terbang ke Surabaya hehe.. Aku dateng yang tanggal 27&28 malam. I’m so blessed, jadi mau sedikit share apa yang aku dapet pada waktu itu…
27-Januari-2008 :
Ibadah hari itu Ps. Kong mengajarkan kita bagaimana menghadapi krisis yang sedang melanda, yaitu (2 Taw 20) :
- Set your heart to seek the Lord
- Focus to our promise, don’t focus to our problem
- Stand before God, stand of faith (Ephesians 4:15) → we must be a prayer warrior, not a prayer worryer. hehe… =)
- Wait for the Holy Spirit
- Praise God in the fire
28-Januari-2008 :
Ini ibadah khusus pengusaha/wiraswasta/profesional muda. Pada hari itu Ps. Kong mengajarkan agar setiap kita memiliki visi, jangan sampai kehilangan visi. VISION=FUTURE → kalau kita sampai kehilangan visi hidup kita berarti kita tidak mempunyai masa depan. Karena jika kita kehilangan visi, otomatis akan kembali ke masa lalu kita. Punyailah visi yang jelas, dan lakukan semuanya untuk memuliakan Tuhan. Pada sesi ini Ps.Kong memberi perumpamaan dengan membandingkan antara Yudas dan Simon Petrus yang pada saat itu mereka melihat Yesus sebagai visi mereka dan ditengah jalan mereka merasa kehilangan visi tersebut, yang kita lihat bagaimana mereka setelah kehilangan visi itu, apakah kita mau seperti Yudas yang sampai akhir hidupnya dia tetap menjadi pribadi yang lama? Ataukah seperti Petrus yang kembali ke visi-nya terus maju ke depan?
Hmmmm… so blessed banget kaan, banyak hal yang terlintas di pikiranku saat itu hehehe.. Ganbateeeee!!! Menjadi terang bagi kota dan bangsa ini! Pray for our nation!!
NB: Waktu pulang aku juga sempet beli CD lagu dari City Harvest Church… Aku suka banget ama salah satu lagunya yang judulnya “The God I Know“, karena saat dengerin lagu ini rasanya cukup menguatkan… Ini salah satu cuplikan liriknya :
THE GOD I KNOW
RIGHTEOUS AND HOLY
THE GOD I KNOW
FAITHFUL AND TRUE
THE GOD I KNOW
MY TOWER OF REFUGE
HEARTS ARE HEALED
CHRIST REVEALED
THE GOD I KNOW
LIGHT OF THE CITY
THE GOD I KNOW
STRENGTHENS THE WEAK
THE GOD I KNOW
YOUR HEART BEATS WITHIN ME
AS YOU ARE
SO ARE WE
(^_^)/
Strive for Excellent
08 Oct 2008 Leave a Comment
in Forwading Articles Tags: Faith, Sermon, Sharing
Barusan baca2 artikel d warta tgl 21 September 2008 neh… So bless banget waktu baca artikel ini rasae perlu belajar banyak de…
Salah satu pola pikir yang harus kita ubah adalah cara kita memandang masalah dan kritikan. Jika kita memandang masalah sebagai masalah, maka terciptalah masalah. Tetapi, jika kita menganggap maslaah sebagai tantangan, maka kita akan berusaha dan bersemangat mencari solusi untuk hidup yang lebih baik. Yang lain adalah, anggaplah kritikan sebagai menerima pesan dan saran, jangan sebagai hukuman.
-
Pengusaha dan wirausaha harus VOCAL : memiliki Vision (visi), Opportunity (kesempatan), Courage (keberanian), Action (bertindak), Lead (mengarahkan). Visi tanpa aksi hanyalah mimpi, aksi tanpa visi hanya akan lewat begitu saja. Tetapi, visi dengan aksi akan mengubah dunia.
-
FOCUS : Fix your eyes On Christ Unlimited Supply, artinya pusatkan perhatian anda pada Kristus yang dapat memebri persediaan tanpa batas.
“Ketika kekayaan hilang, tidak ada yang hilang. Ketika kesehatan hilang,ada sesuatu yang hilang. Tetapi ketika karakter hilang,segala sesuatu hilang.”(Billy Graham). Empat karakter yang harus dijaga :
-
Buang jauh pikiran negatif. Perasaan kuatir dan cemas terhadap masa depan adalah bunga yang kita bayarkan untuk masalah yang belum terjadi. Bukan berarti kita tidak mempertimbangkan segala sesuatu dengan baik. Kita harus waspada, tetapi tidak boleh berpikiran negatif. Nasib bukan kebetulan tetapi pilihan. Nasib juga bukan untuk ditunggu tapi untuk diraih. “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup,baik engkau maupun keturunanmu, …” (Ulangan 30:19)
-
Satu pikiranmu dalam satu waktu. Artinya, FOKUS!! Orang yang mengerjakan banyak hal dalam satu waktu tidak akan mencapai sesuatu secara maksimal.
-
Kekuatan kata – kata. Perkatakan kata – kata yang membangun iman.
-
Berhati – hatilah dengan pergaulan yang salah. Lebih dari itu jangan tinggalkan kasih, jalankan dengan penuh konsisten, dimanapun dan kapanpun.
